Siang-Malam, Dua tanda kekuasaan Allah Swt
Bismillah, dengan menyebut asma Allah Swt Tuhan semesta alam dan memuji ke Agungan-nya yang telah menciptakan siang dan malam, semoga manusia yang hina ini tersadar bahwa masanya didunia tidaklah lama dan mesti berbenah serta berbekal untuk hari esok.
Shalawat salam semoga senantiasa Dia tetapkan kepada Nabi Muhammad Saw, yang telah menyampaikan risalah sehingga sampai kepada kita untuk diyakini kebenarannya dan diamalkan syariahnya.
Saat memulai mengetik tulisan ini, waktu menunjukkan pukul 23:30 tertanggal 31 Desember 2019. Dan dalam hitungan 30 menit kedepan kalender baru tahun 2020 akan menjelang. Sebagian besar manusia menganggap proses pergantian ini dianggap sebagai peristiwa yang spesial. Kemudian dirayakan dengan berpesta ditengah malam yang cenderung foya-foya bahkan dengan maksiyat.
Sebuah pertanyaan yang harus dijawab adalah ada apa dan mengapa melakukan hal seperti itu?
Sebagai muslim untuk menjawab pertanyaan tersebut tentunya harus di lihat dari perspektif Islam. Yakni dari dari sudut pandang al Quran dan Sunnah.
Dalam Surat Al Isra’, Ayat 12 Allah Swt berfirman:
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَا آيَةَ اللَّيْلِ وَجَعَلْنَا آيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِّتَبْتَغُوا فَضْلًا مِّن رَّبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنَاهُ تَفْصِيلًا
“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.”
Dalam tafsir ibnu katsir dijelaskan, sesungguhnya jikalau semua waktu sama saja, tidak ada perbedaannya, maka tentulah hal-hal ini tidak dapat diketahui. Seperti hal yang disebutkan oleh Allah melalui firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:
Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untuk kalian malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepada kalian?" Maka apakah kalian tidak mendengar?” Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untuk kalian siang itu terus-menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepada kalian yang kalian beristirahat padanya? Maka apakah kalian tidak memperhatikan?” Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untuk kalian malam dan siang, supaya kalian beristirahat pada malam itu dan supaya kalian mencari sebagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kalian bersyukur kepada-Nya. (Al-Qashash: 71-73)
Ketika kita mendapati peristiwa pergantian malam dan siang khususnya pada penghujung tahun seperti ini, semua itu karena rahmat-Nya dan harus disyukuri.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan kita,
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari dari Ibnu ‘Abbas)
Atas kesempatan ini, mari kita gunakan untuk muhasabah atas apa yang sudah diperbuat kemarin dan membuat resolusi di tahun yang baru untuk menjadi lebih baik.
Allah Swt berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS: Al-Hasyr [59]: 18).
و اللّٰه أعلم بالصواب
Semoga kita menjadi hamba-Nya yang senantiasa bersyukur....!!! Aamiin
*By. Abi Aiwah (hery potter)*

